Bilangan yang ada merupakan runtutan jumlah dari bilangan sebelumnya, dengan demikian kita dapat mengetahui deret bilangan sebelumnya dengan melakukan faktorisasi dari bilangan tersebut. Hasil dari deret bilangan tersebut dapat dilakukan dengan sebutan faktorial.
Contoh 4 difaktorialkan (4!) => 4 3 2 1 : (hasil kali 4!) = 24
dibawah ini sybtax programnya :
return ( a*factorial ( a-1));
}
else
{
return 1;
}
}
int main ()
{
int a;
int factroial(int a);
cout<<"program menampilkan deret nilai factorial"<
cout<<"masukan nilai factorial : ";
cin>>a;
cout<
return 0;
}
Hasil Running Programnya :
Keterangan :
Dalam Penyelesaian studi kasus diatas menjelaskan, perhitungan nilai rekrusif dengan menampilkan nilai perkalian dari nilai faktorisasi menggunakan rumus factorial. Faktorisasi adalah runtutan jumlah bilangan dari sebelumnya . dan factorial adalah hasil perkalian antara bilangan bulat positif yg kurang dari satu atau “=a”.
Pada fungsi pemilihan if else ada parameter (a>0), dan (a>0) berfungsi sebagai faktorisasi dari input nilai jika if lebih besar sama dengan 0 maka hasil outputnya jika kita memasukan angka 12 maka hasil output nya berurutan dari angka 12 sampai ke terkecil dan lebih dari 0. Kemudian pada perhitungan rumus aritmatika “return (a*factorial (a-1))” berfungsi menghitung hasil kali output dari angka input berurutan dan lebih dari 0.

0 comments:
Post a Comment