Hallooo sahabat blogger , di artikel ini saya akan membahas sebuah studi kasus pada Latihan 2 Modul 3 yaitu tenttang Deret fibonaci. Apa Deret fibonaci terasa asing di telinga kalian sahabat blogger ?
Deret fibonaci adalaha deret unik dapat dirumuskan dalam rumus matematika sederhana bagaimana membuat menampilkan deret fibonacci dengan memberikan batasan akhir dari sebuah angka fibonacci dengan menggunakan statement #defne variabel.
Berikut contoh syntaxnya :
#include
#include
#define max 10
using namespace std;
long fibo[10];
int main()
{
int i;
fibo[1] = 1;
fibo[2] = 1;
for(i=3;i
{
fibo[i] = fibo[i-1] + fibo[i-2];
}
cout<
for (i=0; i
{
cout<< fibo [i] << " ";
}
getch();
return 0;
}
Hasil running program :
Keterangan :
Program ini menggunakan define MAX 10 untuk menetapkan nilai 10 pada array fibo atau langsung menampilkan deret angka 10 atau langsung menampilkan deret angka 10.
“fibo(i-1)+(i+2)” fungsi itu akan memanggil dirinya sendiri untuk menghasilkan fibo 1 dan fibo 2.
Dalam program di atas suku ke-i dinyatakan dengan variabel bil. Untuk mengirim nilai i mulai dari 0 hingga bil, maka kita menggunakan perulangan for. Dengan fungsi perulangan for fungsi fibo akan dipanggil ketika nilai berubah dan hasil dikirim kembali ke fungsi main dan langsung di cetak.

0 comments:
Post a Comment