Tuesday, 4 April 2017

Latihan 2 Modul 2

ersebut :

No
Harga BBM
Jarak
Tarif
1
Rp. 6.700
800 Km
Rp. 6.700.000
2
Rp. 6.700
600 Km
Rp. 5.900.000
3
Rp. 6.700
400 Km
Rp. 5.000.000
4
Rp. 6.700
200 Km
Rp. 4.700.000

Tabel diatas menujukan biaya pengiriman barang dengan menggunakan kendaraan truk dengan asumsi bahwa konsumsi BBM kendaraan 1:3 berapakah rasio BBM terhadap tarif tersebut dalam prosentase (%) yang diinput jarak dan tarif Lengkapilah program dibawah ini untuk menyelesaikan studi kasus diatas.

Syntax :

#include 
#include
#include
using namespace std;
rasio(float s)
{
            float rasio;
            rasio = s / 3;
            return rasio;
}
main()

float s, tarif,olah,pros;
cout<<"Program Perhitungan Rasio Tarif"<
cout<<"Masukan Jarak Tempuh KM =  ";
cin>>s;
cout<<"Masukan Tarif : ";
cin>>tarif;
olah = 6700 * s;
pros = (olah / tarif) * 100;
printf("Prosentase rasio BBM dan Tarif adalah :%.2f%",pros);
return 0;

Hasil Running :


Keterangan :

Program ini menghitung biaya pengiriman barang dengan menggunakan truk. Jaraknya, tarif dan harga BBM telah dicantumkan pada tabel. Dengan keluaran program perhitungan rasio tarif. Maka yang harus dicari adalah prosentase terhadap tarif dan BBM tersebut

Latihan 1 Modul 2

Seorang tukang cat tembok mempunyai ukuran dalam pengecatan yang terbagi dalam 3 kategori kualitas yaitu kualitas tinggi, kualitas sedang dan kualitas rendah. Untuk kualitas tingggi 5 Kg cat tembok dapat menutupi bidang dengan baik seluas 3 X 4 m2 atau seluas 12 m2 dan kualitas sedang 5 Kg cat tembok dapat menutupi bidaang seluas 4 X 5 m2 atau seluas 20 m2 serta kualitas rendah 5 Kg cat tembok dapat menutupi seluas 6 X 11 m2 atau seluas 66 m2.

Syntax :

#include
#include
#define kilo 5000;
using namespace std;
float tinggi(float l_bidang)

float temp1,nilai;
nilai =(l_bidang / 12)*kilo;
temp1 = nilai / 1000;
return temp1;
}
float sedang(float l_bidang)
{
float temp2,nilai;
nilai =(l_bidang/20)*kilo;
temp2 = nilai / 1000;
return temp2;
}
float rendah(float l_bidang)
{
float temp3,nilai;
nilai =(l_bidang/60)*kilo;
temp3 = nilai / 1000;
return temp3;
}
main()

 int i,pilih; 
 float l_bidang;  
 printf(" PROGRAM PERHITUNGAN JUMLAH CAT \n");
 for (i = 0;i < 33;i++)printf("=");printf("\n");
 printf(" 1. Kualitas Tinggi\n 2. Kualitas Sedang\n 3. Kualitas Rendah\n");
 printf("Masukan Nomor Pilihan Kualitas :");
 scanf("%d",&pilih);
switch(pilih)
{
case 1:
{
cout<<"Kualitas Tinggi"<
cout<<"Luas Bidang\t= ";
cin>>l_bidang;
printf("jumlah Cat yang dibutuhkan = %.1f KG",tinggi(l_bidang)); break;
}
case 2:
{
cout<<"Kualitas Sedang"<
cout<<"Luas Bidang\t= ";
cin>>l_bidang;
printf("jumlah Cat yang dibutuhkan = %.1f KG",sedang(l_bidang)); break;
}
 case 3:
 {
cout<<"Kualitas rendah"<
cout<<"LuasBidang\t= ";
cin>>l_bidang;
printf("jumlah Cat yang dibutuhkan = %.1f KG",rendah(l_bidang)); break;                
}
 default : cout<<"Nomor Yang Anda Masukan salah";
}
return 0;

}

Hasil Running :


eterangan :

Dari kasus diatas menjelaskan tentang jumlah cat dan luas bangunan dengan bermacam klasifikasi dari kualitas tinggi, sedang dan rendah. Tentu dengan adanya pilihan saya memakai struktur pemilihan (switch case). Cara kerja dari struktur switch case ini ditulis di fungsi utama (int main) dalam fungsi utama ini dimasukan nilai berupa satuan KG.

Pada setiap case (pilihan) terdapat perhitungan tertentu sesuai kualitas. Switch Case sendiri merupakan bentuk percabangan, yang digunakan untuk pilihan berjumlah banyak. Tidak dianjurkan pada pilihan yang melibatkan jangkauan (range) tetapi dianjurkan pada pilihan berupa konstanta dan banyak misalnya untuk memilih menu . Didalam sebuah case diatas terdapat perhitungan luas bidang dengan rumus aritmatika, lalu diperoleh lah cat yg dibutuhkan dengan kualitas cat yg anda pilih, kemudian ditampilkan.

Semoga Bermanfaat :)

Praktikum 3 Modul 2

Sebuah kendaraan roda empat melaju dengan kecepatan maksimum 85 KM/jam selama 3 jam dengan demikian total jarak yang ditempuh sudah dapat diketahui yaitu 85 KM/Jam X 3 jam = 255 KM, namun bila mana kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan yang tidak konstan dengan ketentuan di 1 jam pertama melaju dengan kecepatan 72% dan pada jam ke dua hanya melaju 35% dari kecepatan maksimum dan pada jam ke tiga melaju 21% dari kecepatan maksimum berapakah jarak yang ditempuh oleh kendaraan tersebut ?

#include  //header ini menggunakan bahasa c fungsi untuk perintah printf & scanf
#include//header ini menggunakan bahasa c++ fungsi untuk perintah cout & cin
#include //header fungsi untuk perintah getch
using namespace std; // merupakan nama standar namespace c++
float b = 85;  //deklarasi variabel
float pertama(float a) // nama fungsi baru untuk proses didalam nya parameter
{
float km1;
km1 =(a / 100) * b; //bagan proses didalam fungsi
return km1; // Reuturn km1 untuk mengembalikan lagi prosesnya ke atas
}
float kedua(float c)
{  
float km2;
km2= (c / 100) * b;
return km2;
}
float ketiga(float d)
{  
float km3;
km3= (d / 100) * b;
return km3;
main() 
{
float a,c,d,h; //deklarasi variabel
printf("Mengitung  Jarak  Tempuh  Kendaraan  dalam  waktu dinamis 3 Jam\n"); //tampilan keluar menggunakan bahasa c
cout<<"\nMasukan Kecepatan pada Jam Pertama %:  "; //tampilan keluar menggunakan bahsa c++
cin>>a; // menginput nilai
cout<<"\nMasukan Kecepatan pada Jam Kedua  % : ";
cin>>c;
cout<<"\nMasukan Kecepatan pada Jam Ketiga % : ";
cin>>d;
h = pertama(a) + kedua(c) + ketiga(d);
printf("\nJarak yang ditempuh kendaraan tersebut sejauh %.2f Kilometer",h); // menarik hasil proses menggunaan %f(variabel nilai float)

return 0; // Menghentikan dari program yg berjalan
}

Hasil Running :


Semoga Bermanfaat :) 

Praktikum 2 Modul 2

Pada postingan ini saya akan menjelaskan bagaimana membuat program yang dapat menghitung luas balok dan volumenya dengan mengunakan function, 

berikut syntaxnya :

#include //header ini menggunakan bahasa c++ fungsi untuk perintah cout & cin
#include //header fungsi untuk perintah getch
using namespace std; // Merupakan nama standar namespace c++
int volume(int &l)  // nama fungsi baru untuk proses didalam nya parameter
{  
int t; // Deklarasi variabel
cout<<"\nMasukan Nilai Tinggi Balok :\t";
 cin>>t; // Menginput t
  l =l*t;        // bagan proses didalam fungsi
  return l; // Return I untuk mengembalikan lagi prosesnya ke atas
}
int luas(int p, int l)
{
int x;
x=p*l;
cout<<"\nTampilkan Nilai Luas Balok :\t"<
volume(x);
return x; // Return x untuk mengembalikan lagi prosesnya ke atas
}
main ()
{
int p,l,j;   // deklarasi variabel yang akan digunakan
cout<<"Masukan Nilai Panjang Balok :\t";
 cin>>p;
cout<<"\nMasukan Nilai Lebar Balok :\t";
 cin>>l;  
  j=luas(p,l);
cout<<"\nVolume balok adalah : "<
 getch(); // Berfungsi untuk menahan tampilan

}

Hasil Running :


Semoga bermonfaat :) 

Praktikum 1 Modul 2

Pada Postingan ini saya akan menjelaskan bagaimana membuat program yang dapat melakukan operasi dua operator penjumlahan dan perkalian dengan masukan hanya dua buah variabel tampa ada nilai variabel yang dipindahkan ke variabel baru, dan ditempatkan pada dua variabel keluaran.

#include //header ini menggunakan bahasa c++ dan fungsi untuk perintah cout & cin
#include  //Header fungsi untuk perintah getch
using namespace std; // Merupakan nama standar namespace c++
int tambah (int a, int b) // nama fungsi baru untuk proses
{
int hasil1; // Deklarassi variabel
hasil1= a+b;  // Proses aritmatika
return hasil1;} // Return hasil 1 untuk mengembalikan lagi prosesnya ke atas
int kali (int a, int b) // nama fungsi untuk proses
{
int hasil2;
hasil2= a*b;
return hasil2;}
main()
{
int hasil1, hasil2, a, b;
cout<<"Nlai a = ";  //outuput atau pencetak perintah
cin>>a;             // Penginputan nilai
cout<<"Nilai b = ";
cin>>b;
hasil1=tambah(a,b);
cout<<"Hasil Tambah : "<getch();  // Berfungsi untuk menahan tampilan
hasil2=kali(a,b);
cout<<"Hasil Kali : "<getch();
}

Hasil Runningnya :



Semoga Bermanfaat :)